Mulai dengan peta pelayanan
Catat bagaimana pasien membuat janji, datang, didaftarkan, diperiksa, menerima obat atau tindakan, membayar, dan kembali pada kunjungan berikutnya. Tandai titik yang saat ini memerlukan input ulang, spreadsheet terpisah, atau komunikasi manual.
Demo software sebaiknya menggunakan skenario tersebut. Jangan berhenti pada halaman dashboard; ikuti satu pasien dari awal hingga rekam medis selesai dan laporan terbentuk.
Uji hubungan antar modul
- Pasien dicari dari server tanpa memuat seluruh database ke browser.
- Appointment, antrean, dan encounter tidak membuat pasien ganda.
- Tindakan dan penunjang berasal dari preset yang sama dengan billing.
- Obat dan BHP dapat ditelusuri ke stok serta transaksi pasien.
- Status selesai tetap memungkinkan RME dibuka read-only.
- Laporan mengikuti filter waktu server dan data transaksi.
Fitur yang berdiri sendiri mudah didemokan. Nilai sebenarnya terlihat pada transisi antar fitur dan cara sistem menangani kegagalan, pembatalan, koreksi, serta data lama.
Periksa hak akses dan audit
Tanyakan apakah setiap staf memiliki akun sendiri, menu mengikuti izin, dan backend juga membatasi API. Perubahan pasien, catatan klinis, pembayaran, stok, serta jadwal seharusnya dapat dilacak ke pengguna.
Penghapusan staf sebaiknya berupa archive atau deactivation agar relasi booking, encounter, fee, dan audit tidak rusak. Session aktif harus dicabut ketika akun dinonaktifkan.
Nilai interoperabilitas secara konkret
Istilah “terintegrasi” perlu dijelaskan: data apa yang dikirim, kapan dikirim, bagaimana status gagal ditangani, dan identifier apa yang disimpan. Untuk SATUSEHAT, tanyakan batas sandbox dan production serta resource yang benar-benar didukung.
Integrasi WhatsApp, kalender, pembayaran, laboratorium, atau radiologi juga harus melalui kontrak API dan audit yang jelas, bukan sekadar membuka tautan eksternal.
Periksa performa dan arsitektur halaman
Halaman besar sebaiknya memakai pagination server-side, query berdasarkan tanggal atau status yang dibutuhkan, serta cache yang diisolasi per pengguna. Ketika cache kosong, skeleton dapat tampil segera sementara data dimuat di background.
Pastikan logout membersihkan cache privat. Tanyakan bagaimana sistem menangani koneksi lambat, retry, dan rollback jika penyimpanan sebagian gagal.
Rencanakan implementasi dan kepemilikan data
Sepakati data yang akan dimigrasi, format nomor rekam medis, pengguna awal, jadwal dokter, preset layanan, serta waktu pelatihan. Minta penjelasan proses backup, ekspor, retensi, dan pemulihan data.
Gunakan uji coba dengan kriteria lulus
Tentukan lima sampai sepuluh skenario dan catat hasilnya. Libatkan dokter, perawat, admin, serta owner karena masing-masing melihat masalah berbeda. Pilih sistem setelah alur inti terbukti, bukan hanya setelah presentasi terlihat menarik.